Get Adobe Flash player
Web Vote
Peminatan yang paling menarik di FKM-UNTB ?
  Hasil
User Online
Kami punya 10 tamu online

Sejarah Fakultas Kesehatan Masyarakat

Berdirinya Fakultas Kesehatan Masyarakat di wilayah Propinsi Nusa Tenggara Barat dicetuskan pertama kali dalam diskusi informal drg. Sabar Setiawan, M.Kes, Didik Rahmadi, SKM dan Rohmi Khoiriyati, SKM pada tahun 1996. Bahwa berangkat dari keprihatianan terhadap Status Kesehatan Masyarakat di wilayah Propinsi Nusa Tenggara Barat pada waktu itu, yang dari tahun ketahun senantiasa berada pada urutan terbawah dibandingkan dengan Status Kesehatan Masyarakat Propinsi lainnya di Indonesia, maka solusi yang harus diambil adalah memperbanyak Sumber Daya Manusia yang berkualitas dan terutama yang memiliki pengetahuan dan kepedulian terhadap cara hidup bersih dan sehat di masyarakat.

 Tahap pertama yang ditempuh adalah melakukan reorganisasi Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia Daerah Nusa Tenggara Barat (IAKMI-NTB) yang sudah beberapa lama tidak aktif. Selanjutnya atas dukungan Ir. Nanang Samodra, KA, MSc. selaku Kepala Bappeda Propinsi NTB saat itu untuk merealisasikan pembentukan sebuah Lembaga Pendidikan Ahli Kesehatan Masyarakat di NTB, maka pada tahun 1998 gagasan itu kemudian diformulasikan didalam Program Kerja Jangka Panjang Musyawarah Daerah IAKMI-NTB. Dimana didalam Musyawarah Daerah itu juga telah ditetapkan Soedaryanto, SKM, SE, MA. Sebagai Ketua Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Daerah NTB. 

Gayung bersambut, secara bersamaan Drs. H.Lalu Azhar, yang pada waktu itu menjabat sebagai Wakil Gubernur Propinsi Nusa Tenggara Barat dan juga sejak lama adalah sebagai ketua Yayasan Sangkareang yang antara lain membidani berdirinya Universitas Mataram dan IKIP Mataram, pada tanggal 12 April 1999 mengundang Pengurus IAKMI-NTB, untuk membicarakan kemungkinan mendirikan lagi sebuah Perguruan Tinggi di propinsi NTB. Oleh karena itu dalam rangka menindaklanjuti Program Kerja Jangka panjang hasil Musda, maka Ketua IAKMI-NTB, Soedaryanto, SKM, SE, MA bersama H. Moch. Mardi, SKM, Drs. H. Sugeng Wiyono, SKM, MBA, MM, I Made Suadnya, SKM, Gatot Soesanto, SKM. drg. Sabar Setiawan, M.Kes. dan Nina Yulaida, SKM, M.Kes, mulai merintis pendirian sebuah Institusi Pendidikan Ahli Kesehatan Masyarakat. Dengan fasilitasi Yayasan Sangkareang tersebut maka Fakultas Kesehatan Masyarakat secara resmi dapat didirikan dan tergabung didalam Perguruan Tinggi baru yang diberi nama Universitas Nusa Tenggara Barat, yang kemudian mulai beroperasi dengan menerima Mahasiswa baru pada tanggal 30 Juni 2000 dengan, Perguruan Tinggi Pembina dari FKM-UNAIR.       

Perangkat Pengurus Fakultas Kesehatan Masyarakat – UNTB telah ditetapkan oleh Rektor UNTB H.L. Jalaluddin, SH, MSc. sejak awal beroprerasinya, meliputi Dekan dijabat Soedaryanto, SKM, SE, MA. Pembantu Dekan I dijabat I Made Suadnya, SKM. Pembantu Dekan II dijabat Gatot Soesanto, SKM. Pembantu Dekan III drg. Sabar Setiawan, M.Kes. dan Ketua Jurusan Nina Yulaida, SKM, M.Kes. bersama 3 orang Staf Administrasi, H.L. Saheruddin, BSc. Sri Utami Mulyaningrum, Am D. dan Hafazah.

Karena FKM tergabung dalam lingkup Universitas Nusa Tenggara Barat, maka Statuta FKM juga mengikuti Statuta Universitas Nusa Tenggara Barat, yaitu Keputusan Menteri Pendidikan Nasional RI. No. 89/D/O/2001 Tanggal 1 Agustus 2001, tentang Ijin Penyelenggaraan dan Pendirian Universitas Nusa Tenggara Barat di Mataram.


Update Terakhir ( Sabtu, 09 Juli 2011 20:56:36)